Close

Your opinion matter to us

Please rate and help us get better
Rate Rajajobs
 
Lewati
 
  News   UMP Naik, Berapa Upah Minimum DKI 2018?

UMP Naik, Berapa Upah Minimum DKI 2018?
Monday , 30 October 2017

Menaker atau Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) mulai tahun depan akan naik 8,71%. Kenaikan UMP di setiap provinsi akan diumumkan serentak pada Rabu, 1 November 2017.

Kira-kira berapa kenaikan Upah di DKI Jakarta?

Misalnya, di Provinsi DKI Jakarta UMP saat ini Rp 3.355.750 x 8,71% = Rp 292.285 kemudian Rp 3.355.750 + Rp 292.285 = Rp 3. 648.035, kurang lebih seperti itu. Penetapan upah minimum 2018 merupakan hasil dari penambahan dari upah minimum tahun 2017 dikali tingkat inflasi plus pertumbuhan ekonomi nasional, sesuai dengan Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 PP Nomor 78 Tahun 2015. Dengan perincian, inflasi nasional sebesar 3,72% dan pertumbyuhan ekonomi sebesar 4,99%. Setelah Gubernur mengumumkan UMP, para Bupati/Wali Kota akan menyiapkan kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK), dan diumumkan paling lambat 21 November 2017.

Kebijakan upah tersebut mulai berlaku 1 Januari 2018. Sementara itu, pengusaha memprotes kenaikan UMP tersebut. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey, mengatakan kenaikan UMP tersebut bakal menyusahkan pengusaha. Apalagi, kenaikan UMP itu terjadi di tengah situasi toko-toko ritel tutup. Contohnya, 7-Eleven, Matahari di Pasaraya dan Blok M, dan yang terakhir Lotus serta Debenhams.

 

Sumber: finance.detik(dot)com





 News   UMP Naik, Berapa Upah Minimum DKI 2018?
Read This

News

Career Advices

Interview Q & A

Salary Info

Activities



Subscribe
Be informed about the latest Vacancies, Events, and Career Tips.
About Us
Contact Us
FAQ
Product & Services
Terms & Conditions
Gallery
Rajajobs' Apps
Please input your phone number. Rajajobs' download link will be sent to your phone.