Close

Your opinion matter to us

Please rate and help us get better
Rate Rajajobs
 
Lewati
 
  News   Faktor Gagalnya Bisnis E-Commerce

Faktor Gagalnya Bisnis E-Commerce


Banyaknya jumlah visitor bukan berarti mereka menjadi member atau pelanggan tetap. Maka dari itu sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara mengubahnya.  JIka kamu sadari bahwa sebanyak 69% customer online meninggalkan troli atau keranjang belanja mereka ditengah jalan tanpa menyeselesaikan tahap pembayaran bukan? Sebagai pemilik bisnis e-commerce kamu harus memahami usaha apa yang dibutuhkan untuk mendatangkan traffic ke situs website kamu hingga para visitor membeli produk kamu sampai tahap akhir.

Nah, untuk mengetahui penyebabnya cobalah  menganalisa kekurangan yang ada pada website kamu yang menyebabkan visitor pergi begitu saja. Pada artikel akan dibahas beberapa faktornya seperti:

 

1. Formulir yang ribet

Melihat formulir yang ribet saja udah males apalagi untuk mengisinya ketika para customer sudah sampai pada tahap pembelian. Sebagai customer ketika mereka ingin membeli sesuatu, secara psikologis mereka  menginginkan proses yang singkat dan praktis. Maka dari itu buatlah formulir pendaftaran yang singkat dan simpel supaya mereka dapat dengan mudah mengisi formulir data yang dibutuhkan.

 

2. Memaksa membuat akun

Menurut sebuah situs yang dilakukan oleh lembaga pendidikan di Denmark, menunjukkan sebanyak 37% visitor meninggalkan troli mereka karena wajib membuat akun sebelum melanjutkan transaksi. Meski kamu membutuhkan data sang visitor untuk disimpan, tapi dengan cara memaksa visitor untuk membuat akun maka hal tersebut hanyalah sia-sia. Pastikan website kamu mendukung transaksi tanpa harus membuat akun.

 

3. Minim testimonial

Pentingnya mendapatkan testimoni dari buyer yang membeli merupakan langkah yang sangat berpengaruh kepada calon buyer lainnya dan bisa membantu membangun kredibilitas bisnis yang baik di mata pembeli maupun mitra bisnis kamu. Banyak orang merasa ragu tentang pembelian dari nama yang asing atau aneh-aneh, jadi kalau kamu nggak menampilkan testimonial dari para buyer berikut review dari mereka maka tranformasi kamu akan gagal.

 

4. Tidak mencantumkan jaminan otorisasi

Mungkin kamu sudah meemiliki proses otorisasi pembayaran yang sudah benar-benar dijamin keamanannya sesuai dengan ketentuan standar yang berlaku. Tapi kalau kamu sampai lupa mencantumkannya dengan jelas pada laman checkout kamu, maka kamu akan berisiko kehilangan customer. Karena pada dasarnya customer ingin diyakinkan bahwa pembayaran mereka aman. Hal ini memang terdengar sederhana namun sangat berarti bagi para customer untuk meyakinkan mereka bahwa tidak ada kecurangan yang terjadi dalam website e-commerce kamu.

 

5. Website tidak mobile friendly

Dikutip dari Statista sebanyak 23% semua pembelanjaan di situs e-commerce dilakukan melalu mobile. Jadi kalau website kamu nggak dioptimalkan kepada para pengguna mobile, maka kamu juga akan kehilangan sebagian besar dari transformasi kamu. Jadi harus dipastikan konten dan gambar yang tertera pada website kamu sudah dioptimalkan bagi para mobile user.

 

Authored by Agnes Hutagalung





 News   Faktor Gagalnya Bisnis E-Commerce
Read This

News

Career Advices

Interview Q & A

Salary Info

Activities



Subscribe
Be informed about the latest Vacancies, Events, and Career Tips.
About Us
Contact Us
FAQ
Product & Services
Terms & Conditions
Gallery
Rajajobs' Apps
Please input your phone number. Rajajobs' download link will be sent to your phone.