Close

Your opinion matter to us

Please rate and help us get better
Rate Rajajobs
 
Lewati
 
  News   Pahami Perbedaan Headhunter, Rekruter dan Sourcer

Pahami Perbedaan Headhunter, Rekruter dan Sourcer
Tuesday , 10 October 2017

Di dunia rekrutmen ada beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan beberapa divisi sebagai rekruter untuk mencari posisi jobseekers yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dalam artikel ini akan dijelaskan berbagai jenis peran (headhunter, rekruter, dan sourcer) dan bagaimana mereka mencari jobseekers dengan cara kerjanya.

Perlu diketahui bahwa masih banyak orang terutama jobseekers yang beranggapan bahwa headhunter, rekruter dan sourcer adalah sama. Hal ini perlu diklarifikasi  karena ketiga divisi tersebut memiliki cara kerja yang berbeda, simak penjelasannya berikut ini:

 

1. Headhunter

Headhunter dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

- Headhunter yang bekerja sebagai konsultan di banyak perusahaan dan biasanya independent (sendiri).

- Headhunter yang bekerja di agency yang menyalurkan sumber daya manusia berkualitas.

- Headhunter fulltime yang bekerja sepenuhnya di suatu perusahaan.

Untuk mencari karyawan yang berkualitas, headhunter tidak menggunakan sistem dengan membuka lowongan kerja, tapi mereka mencari melalui networking ataupun screening dari sosial media seperti linked in. Headhunter biasanya juga mengetahui karyawan yang memiliki kualitas bagus dari suatu perusahaan, kemudia diajak negosiasi supaya mau bekerja pada perusahaan kliennya. Ya, untuk menjadi headhunter, kamu harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik selain itu kemampuan untuk menganilisis kualitas sang kandidat.

 

2. Rekruter

Kebanyakan seorang rekruter bekerja fulltime untuk suatu perusahaan dan mencarikan kandidat yang dibutuhkan oleh perusahaannya. Dengan menerima gaji setiap bulannya dengan tunjangan yang diberikan dari perushaan, karena ada juga rekruter yang mendirikan bisins mereka sendiri dengan membuka layanan jasa rekruter.

Cara kerjanya pun berbeda dengan headhunter. Rekruter mencari kandidatnya lebih umum, maksutnya lebih umum adalah dengan memposting iklan lowongan di beberapa situs lowongan kerja. Dalam prosesnya pun para rekruter lebih aktif untuk mencari tahu keahlian dan kemampuan yang dimiliki oleh kandidat tersebut.

 

3. Sourcer

Sebutan sebagai sourcer ini mungkin agak jarang didengar. Sourcer juga sering disebut sebagai researcher. Tugasnya adalah mencari tahu identitas kandidatnya yang lebih spesifik. Seperti contoh suatu perusahaan membutuhkan daftar nama untuk Manager Sales yang paling oke. Setelah sourcer membuat daftar nama tersebut, maka selesai sudah tugasnya. Karena sourcer tidak sampai bertemu dengan sang kandidat ataupun kontak langsung yang ada dalam daftar yang sudah dikumpulkan. Maka dari itu, para sourcer sangat sulit jika ignin diketahui oleh jobseekers, karena cara kerjanya yang privat.

Nah, sekarang kalian sudah tahu kan perbedaan dan pekerjaan headhunter, rekruter dan sorucer :)

 

Authored by Agnes Hutagalung





 News   Pahami Perbedaan Headhunter, Rekruter dan Sourcer
Read This

News

Career Advices

Interview Q & A

Salary Info

Activities



Subscribe
Be informed about the latest Vacancies, Events, and Career Tips.
About Us
Contact Us
FAQ
Product & Services
Terms & Conditions
Gallery
Rajajobs' Apps
Please input your phone number. Rajajobs' download link will be sent to your phone.