Employers: Sign In | Sign Up      
   

RajaJobs Update

News

Career Advices

Salary Reviews

Company Reviews

Activities



UMP Naik, Berapa Upah Minimum DKI 2018?

Menaker atau Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) mulai tahun depan akan naik 8,71%. Kenaikan UMP di setiap provinsi akan diumumkan serentak pada Rabu, 1 November 2017.

Kira-kira berapa kenaikan Upah di DKI Jakarta?

Misalnya, di Provinsi DKI Jakarta UMP saat ini Rp 3.355.750 x 8,71% = Rp 292.285 kemudian Rp 3.355.750 + Rp 292.285 = Rp 3. 648.035, kurang lebih seperti itu. Penetapan upah minimum 2018 merupakan hasil dari penambahan dari upah minimum tahun 2017 dikali tingkat inflasi plus pertumbuhan ekonomi nasional, sesuai dengan Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 PP Nomor 78 Tahun 2015. Dengan perincian, inflasi nasional sebesar 3,72% dan pertumbyuhan ekonomi sebesar 4,99%. Setelah Gubernur mengumumkan UMP, para Bupati/Wali Kota akan menyiapkan kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK), dan diumumkan paling lambat 21 November 2017.

Kebijakan upah tersebut mulai berlaku 1 Januari 2018. Sementara itu, pengusaha memprotes kenaikan UMP tersebut. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey, mengatakan kenaikan UMP tersebut bakal menyusahkan pengusaha. Apalagi, kenaikan UMP itu terjadi di tengah situasi toko-toko ritel tutup. Contohnya, 7-Eleven, Matahari di Pasaraya dan Blok M, dan yang terakhir Lotus serta Debenhams.

 

Sumber: finance.detik(dot)com



© Copyright 2017 Rajajobs - All rights reserved. Terms and Conditions
For Optimal view, use IE 8.0 or Mozilla Firefox 3.6